Baru saja aku mencoba tidur setelah belajar sejenak. Baru sepuluh menit, layar handphone bergetar dan subhanallah ternnyata telfon dari mamah.
“Assalamualaikum..”-Jawabku
“Walaikumsalam..”-Jawab suara jauh disana. Suara yang tidak asing bagiku. Suara berat itu milik bapak. Beliau menanyakan kabarku. Lalu menyuruhku bercerita hal-hal apa yang aku lakukan mulai dari bangun tidur sampai sekarang. Seperti biasa, aku yang memang suka bercerita, memulai bercerita dari A sampai Z. Dan bapak hanya diam mendengarkan. Sungguh, itu hal yang biasa beliau lakukan.
Lalu beliau menyuruhku bercerita tentang organisasi yang aku ikuti. Mulai dari HMJ, bagaimana aku sangat antusias mengikutifirst workshopspecies club, sampai bagaimana aku antusias mengajar anak-anak SD dari kalangan masyarakat yang kurang mampu.
“Kamu itu jauh dari orangtua nduk. Harus bisa jaga diri. Boleh ikut ini itu, bapak sangat mendukung asal itu positif, tapi jangan sampai ngganggu kuliah kamu. Hati-hati kalau pulang malem. Nggak usah ikut G***.” kata beliau
Iya bapak :’)
Achda bisa jaga diri disini. Achda hanya ingin membuat bapak bangga dengan cara achda.
Belum genap seminggu dari rumah, tapi rasanya sudah seperti berulan-bulan. Bapak, kangen…
Biasanya setiap aku di rumah, bapak pasti akan mengajak pergi sekeluaga tiap weekend. Entah itu keluar makan ataupun jika aku merengek minta dibelikan sesuatu. Kalau pun kepepet tidak bisa keluar rumah, beliau pasti mengajak anak-anaknya kumpul, bareng sama mamah. Atau bahkan kadang tidur bareng berlima di kamar mamah. Me miss that moment so much :”
Lying there with my little family, give pranks to each other, iritates each other, laughs together. Just enjoy the moment of being together :’
Tapi, di saat-saatso sweet momentsama bapak, aku malah merusaknya dengan tanya,”Bapak, udah transfer uang belum?”-______________-
Tapi, beliau tetapkeep on being cool,dengan bilang,”Bapak lupa nduk. Tadi bapak sibuk. Besok ya bapak transfer. Uang di atm masih cukup buat makan kan? Makan sehari 3x yaa. Boleh uang habis kalo buat makan. Jaga kesehatan, makan yang teratur. Bapak nggak suka kamu kurus.”
Jadi inget, dulu mamah pernah dimarahin sama bapak cuma gara-gara aku kurus dan bapak nuduh mamah yang nyuruh aku diet. :”D
Bapak,thankyou for being such a great dad for us, especially for me. If i was given a scale between 1 until 100, I undoubtly give 99,99999… for you. You’re the most perfect dad I’ve ever had. You never get upset on me even though I’m rebel sometimes. Kak sahal once said to me”Kamu itu yang paling dimanja sama bapakmu. Minta apa aja pasti dikasih, Asal kalo kamu minta sesuatu yang halus. Jangan maksa-maksa. Orang bapakmu bilang itu sendiri ke aku.”How sweet he is :”.You’rethe coolest one, Dad. Sorry for upsetting you, sorry for being a rebell one, sorry for the bads that I’ve done, sorry for interupting you, sorry for being such a foolish daughter.
dad, even if I have so many flaws, yet i’m still trying to fix it. I’m still trying to be your best daughter. I’m still trying to make you proud of me. Really. I’m still trying, dad. I’m willing to work my ass off to do all the things I’ve said.
Well, I will get my first middle test on my freshman year for about two weeks ahead, soI’m about to work my ass off and hope that I can get you satisfied with the result, Dad.
J’taime, Bapak :’
Regards,
Achda. 16 y.o. The cutest-ass :D